kelas menulis

News

9 Bulan #dirumahaja, Sudah Produktifkah Kita?

Siapa yang menyangka akan merasakan “kelumpuhan” seperti ini. Adanya pandemi covid-19 yang menyerang Indonesia sejak awal tahun 2020 membuat kita harus berdiam diri di rumah. Kita diminta untuk mengurangi segala aktivitas di luar rumah guna menghentikan penyebaran virus yang merebak. Kita juga diminta untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Semula kita mengira bahwa pandemi ini akan berakhir dalam waktu yang tidak lama. Tak disangka, ternyata pandemi ini membuat kita harus “mengisolasi” diri kita hampir satu tahun lamanya. Ketika diinfokan untuk berdiam diri di rumah dan melakukan segala aktivitas dari rumah, euforia masyarakat Indonesia terlihat begitu antusias. Masyarakat Indonesia merasa “merdeka” dari seluruh hiruk pikuk yang dirasakan setiap harinya. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat Indonesia terlihat ogah-ogahan bahkan muak dalam menjalani hari yang apa-apa serba online dan hanya bisa dilakukan di rumah saja. Mengapa rasa muak ini bisa terjadi? Coba kita tengok kembali, selama 9 bulan #dirumahaja apakah kita sudah produktif? Apa yang sudah kita kerjakan selama 9 bulan ini? Apakah kita hanya rebahan sambil membuka sosial media selama satu hari penuh? Atau kita sudah melakukan aktivitas yang bermanfaat untuk mengusir kebosanan yang melanda selama 9 bulan #dirumahaja? Kalau kita merasa muak, berarti selama ini kita menjalani hari dengan bermalas-malasan saja. Kita merasa hidup ini terlalu monoton. Padahal kalau kita ingin menjadi lebih produktif selama di rumah, kita bisa mengikuti berbagai macam workshop atau kelas-kelas pelatihan yang diadakan secara online baik di media sosial maupun di grup perpesanan instan seperti WhatsApp, Line, Telegram, dan sebagainya. Salah satu kelas pelatihan yang bisa kita ikuti yakni kelas menulis. Kelas menulis ini bisa diikuti oleh siapa pun terutama bagi kita yang ingin menjadi seorang penulis. Mengikuti kelas menulis di kala pandemi ini sangat bagus untuk mengusir kejenuhan kita selama di rumah. Dengan mengikuti kelas menulis, kita bisa mengasah kemampuan menulis yang kita miliki loh. Tidak hanya itu saja, kita juga akan mendapatkan ilmu-ilmu baru mengenai kepenulisan. Bahkan, tidak jarang ada instansi yang menyelenggarakan kelas menulis “berhadiah”. Para penyelenggara biasanya akan memberikan fasilitas untuk menerbitkan tulisan yang selesai kita tuliskan selama kelas menulis diadakan. Biasanya, para penyelenggara akan memberikan tenggat waktu untuk setiap karya yang ditulis. Misalkan hari ini pihak menyelenggara akan memberikan materi mengenai menulis kalimat efektif kemudian mereka meminta kita untuk membuat cerita yang mengandung kalimat efektif di dalamnya sesuai dengan materi yang telah diberi sebelumnya. Nah, biasanya pihak penyelenggara akan memberikan tenggat waktu untuk setiap penugasan. Setiap penugasan ini tentunya akan menguji kualitas pemahaman dan tulisan kita setelah menghadiri kelas pada hari itu. Kita dapat menilai diri kita apakah kita benar-benar memahami materi yang disampaikan atau kita hanya mendengarkannya saja sambil lalu tanpa ada sedikit pun materi yang nyantol di otak. Dari sini kita bisa melihat bahwa dengan mengikuti kelas-kelas pelatihan online baik itu kelas pelatihan menulis, kelas pelatihan menjahit, kelas pelatihan bisnis, maupun kelas pelatihan lainnya selama masa pandemi benar-benar membuat kita produktif. Selain disibukkan dengan berbagai pekerjaan maupun tugas yang dilakukan selama #dirumahaja, kita juga harus mencari kesibukan lain agar kita lebih terampil dan menghabiskan waktu dengan lebih bermanfaat.

Tips

Langkah Awal Menulis Biografi yang Menarik

    (sumber : Bibliotika.com) Biografi adalah sebuah perjalanan hidup seseorang yang dikemas dalam bentuk buku dan umumnya dituliskan oleh orang lain. Keberadaannya menjadi salah satu sarana warisan peradaban yang begitu menarik untuk dilimpahkan kepada anak cucu. Hal ini karena dengan menulis biografi artinya tokoh tersebut telah mengabadikan setiap momen dalam perjalanan hidupnya.             Banyak yang mengira bahwa biografi hanya pantas ditulis oleh orang-orang yang telah memiliki pencapaian-pencapaian besar dalam hidupnya. Padahal sebenarnya siapa pun berhak untuk mengabadikan kisah kehidupannya agar kelak diketahui oleh anak cucunya ketika sudah tiada. Selain itu, dengan menulis biografi seseorang dapat membagikan value atau nilai-nilai kehidupan yang ia miliki untuk disebarkan kepada orang lain.            Mulailah dari langkah awal. Langkah awal dalam menyusun teks biografi adalah menentukan tokoh yang akan ditulis dalam biografi. Langkah awal ini sangat penting dilakukan sebelum Anda mulai menulis naskah. Tokoh yang diambil tentunya orang-orang dengan kontribusi besar bagi lingkungannya sehingga ada banyak cerita yang bisa ditorehkan pada naskahnya.          Oleh sebab itu, hal pertama yang harus mempertimbangkan adalah eksistensi dan pengaruh tokoh tersebut sehingga langkah-langkah membuat biografi selanjutnya akan mudah dilakukan. Semakin eksis dan berpengaruh tokoh yang akan Anda tulis, maka akan semakin mudah Anda menuliskan serangkaian perjalanan hidupnya. Selain itu, juga akan sangat mudah bagi Anda untuk mendapatkan royalti. Sebab masyarakat telah mengenal tokoh yang Anda tulis sehingga secara tidak langsung telah menciptakan target pasar.         Setelah menyelesaikan langkah awal, selanjutnya perlu melakukan riset secara mendalam. Tentu sebagai penulis yang profesional, Anda harus menggali kehidupan tokoh secara mendetail, baik itu dari tokohnya langsung atau bisa jadi mendapat informasi dari orang-orang terdekat tokoh. Lakukan wawancara secara secara keseluruhan dengan membuat daftar pertanyaan yang nantinya ingin diangkat dalam penulisan naskahnya.          Setelah semua data terkumpul, akan mudah membuat outline atau susunan bukunya. Sembari menulis naskah yang apabila ada bahan belum lengkap bisa ditanyakan ketika melangsungkan wawancara kembali. Jadi tunggu apalagi, tidak perlu mempersulit diri. Mulailah menulis biografi dengan mengikuti langkah-langkah membuat biografi seperti yang sudah kita pelajari. Lalu tunjukkan karyamu pada dunia!

News

9 Bulan #dirumahaja, Sudah Produktifkah Kita?

Siapa yang menyangka akan merasakan “kelumpuhan” seperti ini. Adanya pandemi covid-19 yang menyerang Indonesia sejak awal tahun 2020 membuat kita harus berdiam diri di rumah. Kita diminta untuk mengurangi segala aktivitas di luar rumah guna menghentikan penyebaran virus yang merebak. Kita juga diminta untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Semula kita mengira bahwa pandemi ini akan berakhir dalam waktu yang tidak lama. Tak disangka, ternyata pandemi ini membuat kita harus “mengisolasi” diri kita hampir satu tahun lamanya. Ketika diinfokan untuk berdiam diri di rumah dan melakukan segala aktivitas dari rumah, euforia masyarakat Indonesia terlihat begitu antusias. Masyarakat Indonesia merasa “merdeka” dari seluruh hiruk pikuk yang dirasakan setiap harinya. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat Indonesia terlihat ogah-ogahan bahkan muak dalam menjalani hari yang apa-apa serba online dan hanya bisa dilakukan di rumah saja. Mengapa rasa muak ini bisa terjadi? Coba kita tengok kembali, selama 9 bulan #dirumahaja apakah kita sudah produktif? Apa yang sudah kita kerjakan selama 9 bulan ini? Apakah kita hanya rebahan sambil membuka sosial media selama satu hari penuh? Atau kita sudah melakukan aktivitas yang bermanfaat untuk mengusir kebosanan yang melanda selama 9 bulan #dirumahaja? Kalau kita merasa muak, berarti selama ini kita menjalani hari dengan bermalas-malasan saja. Kita merasa hidup ini terlalu monoton. Padahal kalau kita ingin menjadi lebih produktif selama di rumah, kita bisa mengikuti berbagai macam workshop atau kelas-kelas pelatihan yang diadakan secara online baik di media sosial maupun di grup perpesanan instan seperti WhatsApp, Line, Telegram, dan sebagainya. Salah satu kelas pelatihan yang bisa kita ikuti yakni kelas menulis. Kelas menulis ini bisa diikuti oleh siapa pun terutama bagi kita yang ingin menjadi seorang penulis. Mengikuti kelas menulis di kala pandemi ini sangat bagus untuk mengusir kejenuhan kita selama di rumah. Dengan mengikuti kelas menulis, kita bisa mengasah kemampuan menulis yang kita miliki loh. Tidak hanya itu saja, kita juga akan mendapatkan ilmu-ilmu baru mengenai kepenulisan. Bahkan, tidak jarang ada instansi yang menyelenggarakan kelas menulis “berhadiah”. Para penyelenggara biasanya akan memberikan fasilitas untuk menerbitkan tulisan yang selesai kita tuliskan selama kelas menulis diadakan. Biasanya, para penyelenggara akan memberikan tenggat waktu untuk setiap karya yang ditulis. Misalkan hari ini pihak menyelenggara akan memberikan materi mengenai menulis kalimat efektif kemudian mereka meminta kita untuk membuat cerita yang mengandung kalimat efektif di dalamnya sesuai dengan materi yang telah diberi sebelumnya. Nah, biasanya pihak penyelenggara akan memberikan tenggat waktu untuk setiap penugasan. Setiap penugasan ini tentunya akan menguji kualitas pemahaman dan tulisan kita setelah menghadiri kelas pada hari itu. Kita dapat menilai diri kita apakah kita benar-benar memahami materi yang disampaikan atau kita hanya mendengarkannya saja sambil lalu tanpa ada sedikit pun materi yang nyantol di otak. Dari sini kita bisa melihat bahwa dengan mengikuti kelas-kelas pelatihan online baik itu kelas pelatihan menulis, kelas pelatihan menjahit, kelas pelatihan bisnis, maupun kelas pelatihan lainnya selama masa pandemi benar-benar membuat kita produktif. Selain disibukkan dengan berbagai pekerjaan maupun tugas yang dilakukan selama #dirumahaja, kita juga harus mencari kesibukan lain agar kita lebih terampil dan menghabiskan waktu dengan lebih bermanfaat.

Tips

Langkah Awal Menulis Biografi yang Menarik

    (sumber : Bibliotika.com) Biografi adalah sebuah perjalanan hidup seseorang yang dikemas dalam bentuk buku dan umumnya dituliskan oleh orang lain. Keberadaannya menjadi salah satu sarana warisan peradaban yang begitu menarik untuk dilimpahkan kepada anak cucu. Hal ini karena dengan menulis biografi artinya tokoh tersebut telah mengabadikan setiap momen dalam perjalanan hidupnya.             Banyak yang mengira bahwa biografi hanya pantas ditulis oleh orang-orang yang telah memiliki pencapaian-pencapaian besar dalam hidupnya. Padahal sebenarnya siapa pun berhak untuk mengabadikan kisah kehidupannya agar kelak diketahui oleh anak cucunya ketika sudah tiada. Selain itu, dengan menulis biografi seseorang dapat membagikan value atau nilai-nilai kehidupan yang ia miliki untuk disebarkan kepada orang lain.            Mulailah dari langkah awal. Langkah awal dalam menyusun teks biografi adalah menentukan tokoh yang akan ditulis dalam biografi. Langkah awal ini sangat penting dilakukan sebelum Anda mulai menulis naskah. Tokoh yang diambil tentunya orang-orang dengan kontribusi besar bagi lingkungannya sehingga ada banyak cerita yang bisa ditorehkan pada naskahnya.          Oleh sebab itu, hal pertama yang harus mempertimbangkan adalah eksistensi dan pengaruh tokoh tersebut sehingga langkah-langkah membuat biografi selanjutnya akan mudah dilakukan. Semakin eksis dan berpengaruh tokoh yang akan Anda tulis, maka akan semakin mudah Anda menuliskan serangkaian perjalanan hidupnya. Selain itu, juga akan sangat mudah bagi Anda untuk mendapatkan royalti. Sebab masyarakat telah mengenal tokoh yang Anda tulis sehingga secara tidak langsung telah menciptakan target pasar.         Setelah menyelesaikan langkah awal, selanjutnya perlu melakukan riset secara mendalam. Tentu sebagai penulis yang profesional, Anda harus menggali kehidupan tokoh secara mendetail, baik itu dari tokohnya langsung atau bisa jadi mendapat informasi dari orang-orang terdekat tokoh. Lakukan wawancara secara secara keseluruhan dengan membuat daftar pertanyaan yang nantinya ingin diangkat dalam penulisan naskahnya.          Setelah semua data terkumpul, akan mudah membuat outline atau susunan bukunya. Sembari menulis naskah yang apabila ada bahan belum lengkap bisa ditanyakan ketika melangsungkan wawancara kembali. Jadi tunggu apalagi, tidak perlu mempersulit diri. Mulailah menulis biografi dengan mengikuti langkah-langkah membuat biografi seperti yang sudah kita pelajari. Lalu tunjukkan karyamu pada dunia!

Scroll to Top