menulis buku

News

Menjadi Kaya Raya Hanya dengan Menulis? Nggak Percaya?

Banyak orang yang menganggap bahwa penghasilan seorang penulis tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Mereka selalu memandang sepele mengenai profesi penulis. Padahal, menjadi seorang penulis itu dapat membuat kita kaya raya loh. Nggak percaya? Zaman dulu, ketika kita memiliki sebuah karya baik fiksi maupun nonfiksi ya hanya kita simpan saja di lemari sampai kertas tersebut berdebu dan berubah warna. Tetapi, zaman sekarang sudah berbeda dengan dulu. Sekarang sudah banyak platform digital yang menerima karya kita untuk dipublikasikan. Bagi penulis pemula seperti kita, platform digital ini sangat membantu untuk menerbitkan sebuah karya terutama bagi kita yang masih malu-malu dan ragu untuk menerbitkan karya ke penerbit. Dari sekian banyaknya platform digital, ada beberapa platform digital untuk kepenulisan yang dapat membuat kita kaya raya. Yuk kita simak, ada apa saja sih “brankas” yang bisa digunakan untuk seorang penulis? Seperti yang kita ketahui bersama, menerbitkan sebuah buku dan mencetaknya dalam jumlah yang fantastis memang akan membuat kita kaya raya. Akan tetapi, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk membuat sebuah buku apalagi buku tersebut memiliki ratusan lembar. Untuk menulis satu paragraf saja rasanya sudah berat apalagi menuliskan beratus-ratus bahkan beribu-ribu paragraf. Pasti puyeng, kan? Nah, berikut beberapa platform digital yang bisa kita gunakan untuk mengirimkan karya kita. JalanTikus Bagi kita yang menggemari dunia teknologi, JalanTikus adalah jawabannya. Kita bisa menjadi kontributor di JalanTikus. JalanTikus itu apa sih? JalanTikus adalah laman teknologi berbahasa Indonesia yang menyajikan informasi mengenai gadget, game, film, dan segala jenis informasi teknologi lainnya. Tahukah kalian kalau JalanTikus ini bisa membuat seorang penulis kaya raya? Di JalanTikus ini tulisan yang dipublikasikan akan mendapat bayaran sebesar Rp 50 ribu loh. Bisa dibayangkan kalau dalam satu bulan kita rutin mengirimkan artikel dan terpilih untuk dipublikasi oleh pihak JalanTikus, sudah setebal apa dompet kita? Eits, selain mendapatkan uang kita juga akan tenar sebab nama kita akan dipajang dalam setiap tulisan yang kita buat. Basabasi.co Situs ini dapat dikatakan lebih worth it untuk dipilih sebagai salah satu platform digital kepenulisan yang membuat rekening bank menggendut. Di situs ini, kita akan lebih terpacu untuk membuat konten yang berkualitas. Basabasi.co tidak asal menerima karya yang dikirimkan oleh penulis. Mereka hanya menerima karya berupa cerpen, puisi, esai, resensi buku, dan artikel populer. Meskipun tidak semua karya dari penulis akan diterima di situs ini, tetapi Basabasi berani membayar besar untuk setiap naskah yang lolos seleksi. Bayangkan saja, untuk satu kali naskah yang lolos seleksi bayarannya mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Bagaimana kalau naskah yang kita kirimkan ini bisa merajai situs selama satu bulan? Sudah segendut apa rekening bank kita? Wah, sungguh sangat menggiurkan ya? Wattpad Situs atau aplikasi yang terakhir adalah Wattpad. Tentu kita sudah sering mendengarnya, terutama bagi remaja yang senang menulis dan membaca buku elektronik dengan gaya bahasa yang ringan serta kisahnya yang menye-menye. WattPad dapat dijadikan sebagai wadah untuk mendapatkan penghasilan dari menulis. Memang, penghasilan yang didapatkan dari WattPad ini tidak langsung terlihat. Kita harus terus menerus membuat tulisan yang menarik agar dapat dilirik oleh penerbit. Eh nggak cuman penerbit saja yang akan meliriknya, bisa-bisa kalau kita membuat tulisan yang menarik akan ada storywriter atau penulis cerita yang akan tertarik untuk menjadikannya sebuah film. Menarik bukan kalau naskah kita dapat dijadikan sebuah film? Itu adalah beberapa platform digital yang dapat digunakan oleh seorang penulis pemula. Beberapa platform digital tersebut dapat kita gunakan untuk meraup keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulannya. Dengan begitu, kita dapat membuktikan ke orang lain kalau menjadi seorang penulis juga dapat memenuhi kebutuhan hidup. Profesi penulis bukan profesi yang sembarangan. Profesi ini bisa menjadi ladang uang kalau memang kita menekuninya.

Tips

Tips Mengembangkan Paragraf

Mungkin bagi kita mengembangkan sebuah paragraf merupakan sebuah hal yang terdengar sepele.  Namun dalam praktiknya, kita kerap kali kesulitan atau bahkan mengalami kebuntuan ketika ingin mengembangkan sebuah paragraf yang runtut dan komunikatif. Permasalahan yang kerap kali dijumpai seorang penulis dalam hal ini juga beragam, mulai dari kesulitan memilih topik, paragraf yang membingungkan, hingga masalah keruntutan dalam sebuah paragraf itu sendiri. Melihat beberapa permasalahan tersebut, kami telah merangkum tiga poin penting sebagai solusi bagi para penulis untuk lebih mudah mengembangkan sebuah paragraf. Tiga poin tersebut di antaranya adalah: Tips mengembangkan paragraf melalui pemahaman jenis paragraf Mengetahui jenis-jenis paragraf bukan berarti kita harus terpaku pada model paragraf tertentu, melainkan hanya sebagai panduan saja. Selain itu memahami jenis paragraf juga berfungsi untuk memudahkan kita menganalisis sekaligus memahami maksud dari paragraf tersebut. Tips untuk menghindari susunan paragraf dan kalimat yang membingungkan – Letakkan pokok pikiran di awal kalimat. Hal ini yang paling efektif karena pembaca dari awal akan mengetahui apa yang sedang ingin kita sampaikan sejak dari awal kalimat, sehingga pembaca tidak merasa kebingungan. – Tentukan SPOK yang jelas. Kalimat yang efektif dan efisien adalah kalimat yang mengandung SPOK yang jelas. Sebuah kalimat yang jelas erat kaitannya dengan paragraf yang mudah dipahami.   Paragraf yang baik adalah paragraf yang utuh Dalam sebuah paragraf ada beberapa unsur yang perlu kita ketahui untuk memudahkan kita dalam mengembangkan sebuah paragraf. Unsur tersebut di antaranya: –Kesatuan: kesatuan ini diperoleh ketika kalimat dalam paragraf merujuk pada satu gagasan utama –Kepaduan: kepaduan dapat diperoleh jika hubungan antar kalimat serasi –Ketuntasan: ketuntasan diperoleh jika informasi dalam paragraf dibahas secara lengkap dan mendalam –Keruntutan: keruntutan diperoleh ketika informasi dalam paragraf disampaikan secara urut –Konsistensi: konsistensi diperoleh ketika gaya penulisan termasuk sudut pandang dari awal hingga akhir di tulis tetap sama Dalam poin ini juga perlu diperhatikan bahwa jangan pernah menggabungkan kalimat jika tidak perlu, apalagi jika kalimat itu sudah berbeda dari segi pembahasan, maupun sudut pandang karena itu sama sekali tidak efektif. Kita tidak perlu konservatif dalam menyusun dan mengembangkan paragraf. Artinya tidak perlu benar-benar mengacu pada aturan tertentu. Misalnya, dalam paragraf itu hendaknya terdiri dari lima atau mungkin lebih jika menurut aturan konservatif. Namun dewasa ini pembaca akan merasa jenuh ketika berhadapan dengan paragraf yang terlalu panjang. Jika memang demikian, maka tiga kalimat dalam satu paragraf sudah cukup.

Tips

Bagaimana Agar Karya Mudah Diterima Pembaca?

(sumber : JawaPos.com) Bakat yang dimiliki seseorang tentu berbeda-beda. Ada yang memiliki bakat melukis, menyanyi, memasak, atau bahkan menulis. Berbicara mengenai bakat menulis, Anda sebenarnya tidak perlu berangkat dari bakat. Sebab syarat menjadi penulis buku hanya membutuhkan latihan dan kesungguhan. Segala sesuatu pastinya memiliki tahapan yang harus ditempuh untuk memperoleh hasil maksimal, begitu juga dalam menulis buku. Terdapat beberapa tahapan yang harus ditempuh agar menghasilkan karya hebat. Untuk lebih jelasnya, mari sama-sama belajar dalam beberapa langkah berikut. Membuat Outline             Outline atau susunan buku merupakan bagian penting yang harus dipersiapkan sebelum memulai menulis. Susunan ini berisikan bagian-bagian yang nantinya akan menjadi kerangka tulisan. Penulis bisa memploting bagian tiap bagian berdasarkan materi yang ingin diangkat dengan mengelompokkannya menjadi suatu kategori tertentu, atau yang disebut bab. Menulis Hal yang Dikuasai Cara membuat buku agar mudah diterima pembaca adalah dengan menuliskan hal-hal yang dikuasai. Bayangkan ketika Anda adalah orang dengan keahlian di bidang kesehatan tetapi menulis sesuatu tentang masalah keuangan. Hal ini tentu kurang relevan karena Anda tidak akan bisa membahas bidang tersebut secara mendalam. Riset Bahan Setelah mengetahui topik yang ingin diangkat dan Anda memang menguasainya, selanjutnya pastikan untuk melakukan riset bahan secara mendalam. Riset bahan ini akan sangat membantu memperluas materi yang Anda bahas, apalagi pembaca hari ini menyukai suatu pembahasan yang singkat tetapi dikupas secara mendalam. Gaya Bahasa             Gaya penulisan sebuah buku dapat mempengaruhi minat pembaca untuk membeli buku tersebut. Cara menentukan gaya bahasa bisa dilihat dari target pembacanya. Misalnya target pembaca yang disasar adalah kalangan milenial, maka gaya bahasa yang digunakan harus ramah dengan dunia mereka. Sebenarnya di sinilah kunci menarik tidaknya sebuah tulisan karena ketika gaya bahasa yang digunakan salah, artinya kita tidak bisa menyasar target pembaca kita. Nah itulah beberapa cara membuat buku yang perlu Anda perhatikan sebelum menerbitkan sebuah karya. Perlu diingat bahwa karya yang baik adalah karya yang bisa diselesaikan.

Tips

Bagaimana Agar Karya Mudah Diterima Pembaca?

(sumber : JawaPos.com) Bakat yang dimiliki seseorang tentu berbeda-beda. Ada yang memiliki bakat melukis, menyanyi, memasak, atau bahkan menulis. Berbicara mengenai bakat menulis, Anda sebenarnya tidak perlu berangkat dari bakat. Sebab syarat menjadi penulis buku hanya membutuhkan latihan dan kesungguhan. Segala sesuatu pastinya memiliki tahapan yang harus ditempuh untuk memperoleh hasil maksimal, begitu juga dalam menulis buku. Terdapat beberapa tahapan yang harus ditempuh agar menghasilkan karya hebat. Untuk lebih jelasnya, mari sama-sama belajar dalam beberapa langkah berikut. Membuat Outline             Outline atau susunan buku merupakan bagian penting yang harus dipersiapkan sebelum memulai menulis. Susunan ini berisikan bagian-bagian yang nantinya akan menjadi kerangka tulisan. Penulis bisa memploting bagian tiap bagian berdasarkan materi yang ingin diangkat dengan mengelompokkannya menjadi suatu kategori tertentu, atau yang disebut bab. Menulis Hal yang Dikuasai Cara membuat buku agar mudah diterima pembaca adalah dengan menuliskan hal-hal yang dikuasai. Bayangkan ketika Anda adalah orang dengan keahlian di bidang kesehatan tetapi menulis sesuatu tentang masalah keuangan. Hal ini tentu kurang relevan karena Anda tidak akan bisa membahas bidang tersebut secara mendalam. Riset Bahan Setelah mengetahui topik yang ingin diangkat dan Anda memang menguasainya, selanjutnya pastikan untuk melakukan riset bahan secara mendalam. Riset bahan ini akan sangat membantu memperluas materi yang Anda bahas, apalagi pembaca hari ini menyukai suatu pembahasan yang singkat tetapi dikupas secara mendalam. Gaya Bahasa             Gaya penulisan sebuah buku dapat mempengaruhi minat pembaca untuk membeli buku tersebut. Cara menentukan gaya bahasa bisa dilihat dari target pembacanya. Misalnya target pembaca yang disasar adalah kalangan milenial, maka gaya bahasa yang digunakan harus ramah dengan dunia mereka. Sebenarnya di sinilah kunci menarik tidaknya sebuah tulisan karena ketika gaya bahasa yang digunakan salah, artinya kita tidak bisa menyasar target pembaca kita. Nah itulah beberapa cara membuat buku yang perlu Anda perhatikan sebelum menerbitkan sebuah karya. Perlu diingat bahwa karya yang baik adalah karya yang bisa diselesaikan.

News

Menjadi Kaya Raya Hanya dengan Menulis? Nggak Percaya?

Banyak orang yang menganggap bahwa penghasilan seorang penulis tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Mereka selalu memandang sepele mengenai profesi penulis. Padahal, menjadi seorang penulis itu dapat membuat kita kaya raya loh. Nggak percaya? Zaman dulu, ketika kita memiliki sebuah karya baik fiksi maupun nonfiksi ya hanya kita simpan saja di lemari sampai kertas tersebut berdebu dan berubah warna. Tetapi, zaman sekarang sudah berbeda dengan dulu. Sekarang sudah banyak platform digital yang menerima karya kita untuk dipublikasikan. Bagi penulis pemula seperti kita, platform digital ini sangat membantu untuk menerbitkan sebuah karya terutama bagi kita yang masih malu-malu dan ragu untuk menerbitkan karya ke penerbit. Dari sekian banyaknya platform digital, ada beberapa platform digital untuk kepenulisan yang dapat membuat kita kaya raya. Yuk kita simak, ada apa saja sih “brankas” yang bisa digunakan untuk seorang penulis? Seperti yang kita ketahui bersama, menerbitkan sebuah buku dan mencetaknya dalam jumlah yang fantastis memang akan membuat kita kaya raya. Akan tetapi, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk membuat sebuah buku apalagi buku tersebut memiliki ratusan lembar. Untuk menulis satu paragraf saja rasanya sudah berat apalagi menuliskan beratus-ratus bahkan beribu-ribu paragraf. Pasti puyeng, kan? Nah, berikut beberapa platform digital yang bisa kita gunakan untuk mengirimkan karya kita. JalanTikus Bagi kita yang menggemari dunia teknologi, JalanTikus adalah jawabannya. Kita bisa menjadi kontributor di JalanTikus. JalanTikus itu apa sih? JalanTikus adalah laman teknologi berbahasa Indonesia yang menyajikan informasi mengenai gadget, game, film, dan segala jenis informasi teknologi lainnya. Tahukah kalian kalau JalanTikus ini bisa membuat seorang penulis kaya raya? Di JalanTikus ini tulisan yang dipublikasikan akan mendapat bayaran sebesar Rp 50 ribu loh. Bisa dibayangkan kalau dalam satu bulan kita rutin mengirimkan artikel dan terpilih untuk dipublikasi oleh pihak JalanTikus, sudah setebal apa dompet kita? Eits, selain mendapatkan uang kita juga akan tenar sebab nama kita akan dipajang dalam setiap tulisan yang kita buat. Basabasi.co Situs ini dapat dikatakan lebih worth it untuk dipilih sebagai salah satu platform digital kepenulisan yang membuat rekening bank menggendut. Di situs ini, kita akan lebih terpacu untuk membuat konten yang berkualitas. Basabasi.co tidak asal menerima karya yang dikirimkan oleh penulis. Mereka hanya menerima karya berupa cerpen, puisi, esai, resensi buku, dan artikel populer. Meskipun tidak semua karya dari penulis akan diterima di situs ini, tetapi Basabasi berani membayar besar untuk setiap naskah yang lolos seleksi. Bayangkan saja, untuk satu kali naskah yang lolos seleksi bayarannya mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Bagaimana kalau naskah yang kita kirimkan ini bisa merajai situs selama satu bulan? Sudah segendut apa rekening bank kita? Wah, sungguh sangat menggiurkan ya? Wattpad Situs atau aplikasi yang terakhir adalah Wattpad. Tentu kita sudah sering mendengarnya, terutama bagi remaja yang senang menulis dan membaca buku elektronik dengan gaya bahasa yang ringan serta kisahnya yang menye-menye. WattPad dapat dijadikan sebagai wadah untuk mendapatkan penghasilan dari menulis. Memang, penghasilan yang didapatkan dari WattPad ini tidak langsung terlihat. Kita harus terus menerus membuat tulisan yang menarik agar dapat dilirik oleh penerbit. Eh nggak cuman penerbit saja yang akan meliriknya, bisa-bisa kalau kita membuat tulisan yang menarik akan ada storywriter atau penulis cerita yang akan tertarik untuk menjadikannya sebuah film. Menarik bukan kalau naskah kita dapat dijadikan sebuah film? Itu adalah beberapa platform digital yang dapat digunakan oleh seorang penulis pemula. Beberapa platform digital tersebut dapat kita gunakan untuk meraup keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulannya. Dengan begitu, kita dapat membuktikan ke orang lain kalau menjadi seorang penulis juga dapat memenuhi kebutuhan hidup. Profesi penulis bukan profesi yang sembarangan. Profesi ini bisa menjadi ladang uang kalau memang kita menekuninya.

Tips

Tips Mengembangkan Paragraf

Mungkin bagi kita mengembangkan sebuah paragraf merupakan sebuah hal yang terdengar sepele.  Namun dalam praktiknya, kita kerap kali kesulitan atau bahkan mengalami kebuntuan ketika ingin mengembangkan sebuah paragraf yang runtut dan komunikatif. Permasalahan yang kerap kali dijumpai seorang penulis dalam hal ini juga beragam, mulai dari kesulitan memilih topik, paragraf yang membingungkan, hingga masalah keruntutan dalam sebuah paragraf itu sendiri. Melihat beberapa permasalahan tersebut, kami telah merangkum tiga poin penting sebagai solusi bagi para penulis untuk lebih mudah mengembangkan sebuah paragraf. Tiga poin tersebut di antaranya adalah: Tips mengembangkan paragraf melalui pemahaman jenis paragraf Mengetahui jenis-jenis paragraf bukan berarti kita harus terpaku pada model paragraf tertentu, melainkan hanya sebagai panduan saja. Selain itu memahami jenis paragraf juga berfungsi untuk memudahkan kita menganalisis sekaligus memahami maksud dari paragraf tersebut. Tips untuk menghindari susunan paragraf dan kalimat yang membingungkan – Letakkan pokok pikiran di awal kalimat. Hal ini yang paling efektif karena pembaca dari awal akan mengetahui apa yang sedang ingin kita sampaikan sejak dari awal kalimat, sehingga pembaca tidak merasa kebingungan. – Tentukan SPOK yang jelas. Kalimat yang efektif dan efisien adalah kalimat yang mengandung SPOK yang jelas. Sebuah kalimat yang jelas erat kaitannya dengan paragraf yang mudah dipahami.   Paragraf yang baik adalah paragraf yang utuh Dalam sebuah paragraf ada beberapa unsur yang perlu kita ketahui untuk memudahkan kita dalam mengembangkan sebuah paragraf. Unsur tersebut di antaranya: –Kesatuan: kesatuan ini diperoleh ketika kalimat dalam paragraf merujuk pada satu gagasan utama –Kepaduan: kepaduan dapat diperoleh jika hubungan antar kalimat serasi –Ketuntasan: ketuntasan diperoleh jika informasi dalam paragraf dibahas secara lengkap dan mendalam –Keruntutan: keruntutan diperoleh ketika informasi dalam paragraf disampaikan secara urut –Konsistensi: konsistensi diperoleh ketika gaya penulisan termasuk sudut pandang dari awal hingga akhir di tulis tetap sama Dalam poin ini juga perlu diperhatikan bahwa jangan pernah menggabungkan kalimat jika tidak perlu, apalagi jika kalimat itu sudah berbeda dari segi pembahasan, maupun sudut pandang karena itu sama sekali tidak efektif. Kita tidak perlu konservatif dalam menyusun dan mengembangkan paragraf. Artinya tidak perlu benar-benar mengacu pada aturan tertentu. Misalnya, dalam paragraf itu hendaknya terdiri dari lima atau mungkin lebih jika menurut aturan konservatif. Namun dewasa ini pembaca akan merasa jenuh ketika berhadapan dengan paragraf yang terlalu panjang. Jika memang demikian, maka tiga kalimat dalam satu paragraf sudah cukup.

Scroll to Top